![]() | |||||||
| |||||||
Didirikan | 26 April 1940 (sebagai Tasman Empire Airways Limited) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Mulai beroperasi | 1 April 1965 | ||||||
Penghubung | |||||||
Kota fokus | |||||||
Program penumpang setia | Airpoints | ||||||
Lounge bandara | Koru Club | ||||||
Aliansi | Star Alliance | ||||||
Armada | 103 | ||||||
Tujuan | 51 | ||||||
Slogan | Amazing journeys. Every day | ||||||
Perusahaan induk | Pemerintah Selandia Baru (53%)[1] | ||||||
Kantor pusat | Kota Auckland, Selandia Baru | ||||||
Tokoh utama | Greg Foran (CEO) | ||||||
Situs web | www.airnewzealand.co.nz |
Air New Zealand Limited (ASX: AIZ, NZX: AIR, Air New Zealand) adalah sebuah maskapai penerbangan nasional negara Selandia Baru. Berbasis di Auckland, maskapai ini mengoperasikan penerbangan penumpang terjadwal ke 20 tujuan domestik dan 31 tujuan internasional di 20 negara, terutama di sekitar dan di Lingkar Pasifik.[2] Maskapai ini telah menjadi anggota Star Alliance sejak 1999.[3]
Air New Zealand berasal dari tahun 1940 sebagai Tasman Empire Airways Limited (TEAL), sebuah perusahaan yang mengoperasikan penerbangan trans-Tasman antara Selandia Baru dan Australia. TEAL menjadi sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Selandia Baru pada tahun 1965, kemudian berganti nama menjadi Air New Zealand. Maskapai ini hanya melayani rute internasional hingga tahun 1978, ketika pemerintah menggabungkannya dan Perusahaan Penerbangan Nasional Selandia Baru (NAC) domestik menjadi satu maskapai penerbangan dengan nama Air New Zealand. Air New Zealand diprivatisasi pada tahun 1989, tetapi kembali ke kepemilikan mayoritas pemerintah pada tahun 2001 setelah hampir bangkrut karena gagal mengikat dengan maskapai Australia, Ansett Australia. Pada tahun keuangan 2017 hingga Juni, Air New Zealand mengangkut 15,95 juta penumpang.[4]