47°22′11″N 8°32′22″E / 47.369602°N 8.539449°E
Publik (Aktiengesellschaft) | |
Kode emiten | SIX: CSGN NYSE: CS |
ISIN | CH0012138530 |
Industri | Jasa keuangan |
Didirikan | 1856 |
Pendiri | Alfred Escher dan Allgemeine Deutsche Credit-Anstalt |
Kantor pusat | Paradeplatz Zürich, Swiss |
Wilayah operasi | Seluruh dunia |
Tokoh kunci | António Horta-Osório (Chairman) Thomas Gottstein (CEO) |
Produk | Perbankan investasi dan privat, manajemen aset |
Pendapatan | CHF 22,4 milyar (2020)[1] |
CHF 3,865 milyar (2020)[2] | |
CHF 2,847 milyar (2020)[3] | |
AUM | CHF 1,5 triliun (Q3 2020) [4] |
Total aset | CHF 892,995 milyar (2020)[5] |
Total ekuitas | CHF 50,02 milyar (Q3 2020)[6] |
Karyawan | 47.860 (FTE, akhir tahun 2019)[7] |
Induk | UBS Group AG |
Rasio modal | 12,1% (Q2 2020, CET1) [8] |
Peringkat | A- (Fitch Ratings) |
Situs web | www |
Credit Suisse Group AG adalah sebuah perusahaan bank investasi dan jasa keuangan global yang didirikan dan berkantor pusat di Swiss. Selain kantor pusat di Zürich, bank ini memiliki kantor di semua pusat keuangan besar di dunia dan merupakan salah satu dari sembilan bank "Bulge Bracket" global, yang menyediakan layanan perbankan investasi, perbankan privat, manajemen aset, serta layanan bersama. Bank ini terkenal akan kerahasiaannya yang ketat. Financial Stability Board menganggap bank ini sebagai sebuah bank berdampak sistemik.
Credit Suisse didirikan pada tahun 1856 untuk mendanai pengembangan perkeretaapian di Swiss. Bank ini lalu juga memberikan pinjaman untuk membantu pengembangan sistem tenaga listrik di Swiss dan perkeretaapian di Eropa. Pada dekade 1900-an, bank ini mulai beralih ke perbankan ritel karena makin meningkatnya jumlah masyarakat kelas menengah, serta karena adanya kompetisi dari bank asal Swiss yang lain, seperti UBS dan Julius Bär. Pada tahun 1978, Credit Suisse bermitra dengan First Boston. Setelah sejumlah pinjaman gagal membuat First Boston kesulitan, Credit Suisse pun membeli mayoritas saham perusahaan tersebut pada tahun 1988. Mulai tahun 1990 hingga 2000, bank ini melakukan sejumlah akuisisi untuk meningkatkan pangsa pasarnya, antara lain terhadap Winterthur Group, Swiss Volksbank, Swiss American Securities Inc. (SASI), dan Bank Leu. Pemegang saham institusional terbesar di Credit Suisse meliputi Qatar Investment Authority, Harris Associates, Dodge & Cox, Norges Bank, dan Olayan Group.[9]
Bank ini melakukan restrukturisasi pada tahun 2002, 2004, dan 2006. Bank ini adalah salah satu bank yang paling tidak terdampak oleh krisis keuangan 2008, tetapi kemudian bank ini mulai memperkecil bisnis investasi, serta mengurangi jumlah pekerja dan biaya operasionalnya. Bank ini pernah menjadi pusat dari sejumlah investigasi internasional atas penghindaran pajak yang akhirnya memuncak pada pengakuan bersalah dan denda sebesar US$2,6 milyar mulai tahun 2008 hingga 2012.[10][11] Pada tahun 2017, Credit Suisse mengelola aset sebanyak CHF 1,376 triliun (~$1,499 triliun), meningkat sebesar 9,9% dari tahun sebelumnya.[7][12]