Mochammad Alwy Rum | |
---|---|
![]() Foto diri Alwy Rum saat menjabat Bupati Maros | |
Bupati Maros ke-10 | |
Masa jabatan 13 September 1989 – 13 September 1994 | |
Presiden | Soeharto |
Gubernur | Ahmad Amiruddin Zainal Basri Palaguna |
Pelaksana Tugas Wali Kota Ujung Pandang | |
Masa jabatan 1999 – Mei 1999 | |
Presiden | B. J. Habibie |
Gubernur | Zainal Basri Palaguna |
![]() Pendahulu H. Andi Malik Baso Masry, S.E., M.Si. Pengganti Drs. H. Baso Amiruddin Maula, S.H., M.Si. | |
Wali Kota Administratif Palopo | |
Masa jabatan 1986–1989 | |
Presiden | Soeharto |
Informasi pribadi | |
Lahir | 1944 Malimbu, Luwu, Jepang |
Meninggal | 8 Februari 2021 Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia | (umur 76–77)
Makam | TPU Desa Malimbu, Luwu Utara, Sulawesi Selatan |
Suami/istri | Siti Aminah Madjid |
Anak | 4 |
Profesi | Birokrat |
![]() ![]() |
Drs. H. Mochammad Alwy Rum, S.H. atau lebih dikenal dengan nama M. Alwy Rum atau Alwy Rum (lahir di Malimbu, Luwu Utara, Sulawesi Selatan) adalah seorang Birokrat karier atau Pamong praja di wilayah Sulawesi Selatan. Alwy Rum telah banyak berperan di bidang pemerintahan di Sulawesi Selatan. Tercatat ia pernah menduduki jabatan strategis di pemerintahan, antara lain: Penjabat Wali Kota Palopo, Penjabat Bupati Majene, Bupati Maros, Bupati Barru, Pelaksana Tugas Walikota Makassar, dan lain-lain. Kariernya penuh dengan dedikasi, integritas serta petuah dan wejangan yang sangat penting untuk diteladani.
Kota administratif Palopo diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri, Soepardjo Rustam tahun 1986 sebagai pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 1986. Pada tahun itu juga, Alwy Rum dilantik oleh Gubernur KDH TK I Sulawesi Selatan Ahmad Amiruddin atas nama Menteri Dalam Negeri menjadi Wali Kota Administratif Palopo yang pertama.[1]
<ref>
tidak sah;
tidak ditemukan teks untuk ref bernama :10489