Maschinengewehr 34 | |
---|---|
![]() MG 34 | |
Jenis | Senapan mesin serbaguna |
Negara asal | Jerman Nazi |
Sejarah pemakaian | |
Masa penggunaan | 1936–1945 (oleh Militer Jerman secara resmi)
1936–saat ini (oleh tentara negara lain) |
Digunakan oleh | See Users |
Pada perang | Perang Dunia Kedua Perang Saudara Tiongkok Perang Indochina Pertama Perang Arab–Israel 1948 Perang Korea Perang Kolonial Portugis[butuh rujukan] Perang Kemerdekaan Aljazair Revolusi Kuba Krisis Suez[1] Biafran Perang Vietnam Perang Saudara Angola Perang Enam Hari The Troubles Perang Saudara Suriah[2] |
Sejarah produksi | |
Perancang | Heinrich Vollmer |
Tahun | 1934 |
Produsen | Rheinmetall-Borsig AG Soemmerda, Mauserwerke AG, Steyr-Daimler-Puch AG, Waffenwerke Brünn |
Biaya produksi | 312 RM (1944) 1180 EUR kurs sekarang |
Diproduksi | 1935–1945 |
Jumlah produksi | 577.120[3] |
Spesifikasi | |
Berat | 12,1 kg (26,7 pon) 32 kg (70,5 pon) (with tripod) |
Panjang | 1.219 mm (48,0 in) |
Panjang laras | 627 mm (24,7 in) |
Peluru | 7.92×57mm Mauser |
Mekanisme | Open bolt, Recoil-operated, Rotating bolt |
Rata² tembakan | 800–900 peluru/menit Early versions: 600–1.000 peluru/menit dapat dipilih melalui gagang MG 34"S": 1.700 peluru/menit. MG 34/41: 1,200 peluru/menit. |
Kecepatan peluru | 765 m/s (2.510 ft/s) (s.S. Patrone) |
Jarak efektif | 200–2.000 m (219–2.187 yd) dengan pengaturan pembidik 3.500 m (3.828 yd) menggunakan tripod dan bidikan teleskopik |
Jarak jangkauan | 4.700 m (5.140 yd) |
Amunisi | Patronengurt 33, 34, atau 34/41 model belt 50/250 peluru , magazen drum 50 peluru yang dimodifikasi, atau drum 75 peluru |
Alat bidik | Bidikan besi, bidikan anti-pesawat atau bidikan teleskopik |
MG 34 atau Maschinengewehr 34, adalah senapan mesin Jerman Nazi yang dioperasikan dengan rekoil-udara dan berpendingin udara, pertama kali diuji pada tahun 1929 kemudian diperkenalkan pada tahun 1934, dan dikeluarkan untuk unit pasukan pada tahun 1936.
Senjata ini memperkenalkan konsep yang sepenuhnya baru dalam hal daya tembak otomatis dan umumnya dianggap sebagai senapan mesin serbaguna pertama di dunia (GPMG).[4][5][6][7]