Suku Mapur

Suku Mapur merupakan salah satu suku di Provinsi Sumatera Selatan yang tinggal di Desa Air Abik, Pejem dan Tuing di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka Belitung. Dari tiga desa tersebut, persebaran Orang Suku Mapur terbanyak ada di Dusun Air Abik.[1] Suku Mapur dibedakan berdasarkan lokasi tempat tinggalnya.[2] Orang Mapur yang hidup di pedalaman, atau di hutan-hutan, dan yang tinggal di pesisir pantai. Orang Mapur yang tinggal di pesisir pantai lebih maju peradabannya daripada yang tinggal di pedalaman. Hal ini karena mereka lebih banyak menyerap kebudayaan dan pengetahuan baru.

Ciri-ciri Orang Mapur pesisir pantai terlihat dari tempat tinggalnya. Rumah-rumah mereka sudah berdinding papan, beratap genting, bahkan banyak juga yang sudah berlantaikan semen. Sedangkan yang hidup di hutan-hutan kediamannya masih berbentuk rumah panggung, berdinding kulit kayu dan masih beratapkan rumbia.

Suku Mapur sering juga disebut sebagai Orang Lom atau Urang Lom. Penyebutan ini karena sebagian besar dari mereka awalnya tinggal di daerah Mapur.[3] Ada juga anggapan bahwa penyebutan tadi karena mereka belum memeluk agama formal yang diakui Pemerintah Indonesia, khususnya Agama Islam. Karena "Lom" atau "Lum" adalah Bahasa Bangka yang terjemahan dalam bahasa Indonesianya berarti "belum".[4]

  1. ^ Cholillah, Jamilah (2015). "Orang Lom: Masalah Sosial dan Ancaman Kearifan Lokal Dalam Tinjauan Sosiologi" (PDF). Society. 3 (2). Diakses tanggal 18 Maret 2019. 
  2. ^ Melalatoa, M. Junus (1995). Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia Jilid L – Z. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 
  3. ^ Agnes, Priscilla (2013). "Suku Lom, Kepulauan Bangka Belitung". wacana. Diakses tanggal 17 Maret 2019. [pranala nonaktif permanen]
  4. ^ Janawi (2015). Agama Adat Suku Mapur Bangka: Studi tentang Sistem Kepercayaan dan Budaya Orang Lom. Yogyakarta: Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga. 

From Wikipedia, the free encyclopedia · View on Wikipedia

Developed by Nelliwinne